Analisa Teknikal

Sebelumnya, yg harus Anda ketahui, bahwa ada 2 jenis dasar analisa forex yang umum digunakan para trader yaitu :
1. Analisa fundamental: dengan mengandalkan berita/rumor yang terjadi di pasar.
2. Analisa teknikal: dengan mengandalkan pada grafik dan rumus-rumus matematis.



Analisa Teknikal :

Analisa teknikal adalah analisa pergerakan yang didasarkan pada hitungan matematis (rumus, grafik, chart, dsb). Dengan memadukan pergerakan suatu pair dengan rumus-rumus matematis tertentu diharapkan dapat memberikan gambaran atau prediksi di masa depan. Nah yang anda harus hati-hati dan perhatikan adalah kata-kata gambaran/prediksi, jadi keakuratan tidaklah 100%.

Besarnya keakuratan inilah yang menjadi seni dan level tersendiri dari masing-masing trader nantinya. Semakin anda rajin mengasah rumus, mengevaluasi, memadukan, dsb maka akan menjadi lebih presisi atau lebih akurat, dengan kata lain, lebih terampil dalam menggunakan analisa teknikal.

Beberapa hal penting yang terkait dengan Analisa Teknikal:
Yaitu:
1. Grafik Harga: merupakan perwakilan dari harga pair dimana kita ingin melakukan pertimbangan atau perhitungan analisa terhadapnya. Ada 3 model grafik utama, yaitu garis, bar, dan lilin(candlestick), yang paling populer di Indonesia adalah grafik Grafik candlestik.

2. Indikator: hampir bisa dibilang mustahil jika trader melakukan analisa teknikal tapi tidak mengenal dengan apa yg sering disebut dengan Indikator. Dengan indikator ini maka memungkinkan trader untuk mendapatkan gambaran atau tampilan yang lebih kompleks(grafik, garis, dsb) sehingga diharapkan muncul perspektif baru dalam analisa.
Dalam forex terdapat banyak sekali indikator, bisa ratusan, namun tidak semua penting atau cocok dengan tradernya. Beberapa indikator yang umum digunakan adalah: MA, SMA/EMA, RSI

3. Tools - Teknik - Dan Metode: tujuan sederhana dari analisa teknikal adalah, bisa mendapatkan gambaran akan trend(naik/turun) yang terjadi saat ini. Untuk itu selain dengan grafik dan indikator terdapat teknik-teknik dalam analisa teknikal yang juga sering digunakan seperti: Menarik garis Trend (teknik memprediksi trend dengan garis), Fibonacci (teknik prediksi support/resistance), Elliott Wave, Retracement & Reversal, dsb



Tabel Perbandingan:
Analisa Fundamental Analisa Teknikal
  • Butuh waktu untuk memperoleh informasi.
  • Bersifat subyektif karena melibatkan banyak pendapat orang.
  • Sulit diterapkan pada pasar yang tidak efisien.
  • Memerlukan banyak data untuk menunjang akuratnya prediksi.
  • Diperlukan kemahiran trader(membaca chart)
  • Lebih cocok diterapkan pada long term period trading.

0 comments:

Post a Comment

Total Pageviews